- Perkuat Sinergi Kawasan Selatan Sulsel, Bupati Selayar Terima Kunjungan Bupati Bantaeng
- Diskominfo-SP Selayar Dampingi Pemdes Bontolempangan Perkuat Literasi dan Sistem Informasi Digital
- Sambut 2026, Bupati Natsir Ali Ajak Muhasabah Lewat Dzikir dan Doa Bersama
- Cuci Darah Tak Lagi Harus ke Luar Daerah, Bupati Natsir Ali Hadirkan Alkes Hemodialisis di RSUD KH. Khayyung
- BAZNAS Selayar Serahkan Dana Iuran BPJS Ketenagakerjaan Kepada Bupati untuk Imam dan Marbot Masjid
- Kadis Kominfo Dwiyanti Musrifah Ucapkan Selamat Atas Penerimaan SK 4.545 PPPK Paruh Waktu
- Terima SK PPPK Paruh Waktu Diusia 52 Tahun, Syamsuddin Ungkap Rasa Syukur dan Harapan
- 4.545 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati Selayar Tekankan Nilai Pengabdian
- Bupati Kepulauan Selayar Lantik Pengurus FKUB Periode 2025–2030, Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Jaga Kerukunan
- Paripurna DPRD Selayar Bahas Pendapat Akhir Bupati Terkait Ranperda
Rakor TPID - TPAKD, Bupati Natsir Ali Minta Hadirkan Bukti Nyata untuk Rakyat

KEPULAUAN SELAYAR – Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) harus ditunjukkan lewat aksi nyata.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi TPID dan TPAKD Kabupaten Kepulauan Selayar yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati, pada Selasa, (22/7)
“TPID dan TPAKD bukan sekadar forum teknis. Keduanya harus menjadi motor utama yang mendorong pemerataan akses ekonomi dan keuangan bagi seluruh masyarakat, termasuk nelayan, petani, dan pelaku UMKM di daerah kepulauan,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Baca Lainnya :
- Gelar Pelatihan Tematik Dinas Pertanian Selayar olah Tumbuhan Sekitar Jadi Pestisida 0
- Final Check, Wabup Ingatkan Antisipasi Kejadian Yang Bisa Saja Terjadi Pada Praporda IPSI Sulsel 0
- Badan Kesbangpol Mediasi Penyelesaian Konflik Pembangunan Rumah Ibadah0
- Wabup Gandeng BPOM, Baznas dan Dinas LH Kunker 5 Kecamatan Kepulauan0
- Wabup Selayar Serahkan Santunan JKM kepada Lima Ahli Waris Peserta BPJSTK0
Acara ini dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kecamatan Pasilambena dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Kepulauan Selayar mengenai penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang diharapkan menjadi solusi nyata bagi pembiayaan usaha masyarakat di wilayah terluar.
Dalam arahannya, Bupati juga secara khusus menekankan peran vital TPAKD dalam membuka akses pembiayaan hingga ke wilayah-wilayah terluar seperti Pasilambena, Pasimarannu, Taka Bonerate, dan wilayah pesisir lainnya.
“Jangan biarkan rakyat kita jadi penonton di tengah kekayaan laut dan alam yang mereka miliki. Literasi dan akses keuangan harus masuk hingga ke titik-titik terluar. Ini bukan sekadar program, tapi soal keadilan ekonomi,” ujarnya
Bupati Natsir Ali juga menekankan bahwa inklusi keuangan tidak boleh bersifat simbolik semata. Ia menyoroti pentingnya pemerataan layanan keuangan hingga ke wilayah seperti Pasilambena, Pasimarannu, dan Taka Bonerate, yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur logistik dan akses lembaga keuangan formal.
“Jangan biarkan rakyat kita yang tinggal jauh dari pusat kabupaten tertinggal dari akses layanan keuangan. Inklusi keuangan harus dirasakan secara merata, tidak hanya slogan, tapi tindakan nyata,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati mendorong agar forum koordinasi ini menjadi ruang berbagi data, informasi lapangan, serta persoalan teknis yang selama ini menjadi penghambat implementasi program-program ekonomi di daerah.
“Mari jadikan sinergi ini sebagai strategi jangka panjang. Kita tidak boleh hanya kuat secara wilayah, tapi harus tangguh secara ekonomi dan mandiri dalam pembiayaan,” ujarnya
Di akhir sambutannya, Bupati menyerukan agar kerja sama lintas sektor terus diperkuat, tidak hanya sebatas seremoni atau rapat tahunan, tetapi benar-benar menjadi kekuatan kolektif untuk mengangkat taraf hidup masyarakat.
“Sinergi antarlembaga dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) harus ditunjukkan lewat aksi nyata, bukan sekadar wacana di atas meja rapat. pungkasnya.

Rapat koordinasi ini difasilitasi oleh Bagian Ekonomi Setda Kepulauan Selayar, sebagai langkah awal untuk memperkuat kerja lintas sektor yang lebih konkret, solutif, dan responsif terhadap kebutuhan ekonomi masyarakat dan daerah.
Kepala Bagian Ekonomi Setda, Mursalim dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan rakor ini adalah untuk menguatkan koordinasi lintas lembaga dan pemangku kepentingan, serta memastikan setiap kebijakan dan rumusan program kerja TPID dan TPAKD dapat menghadirkan hasil nyata di lapangan. (HUMAS-IC)










.jpeg)