Breaking News
- Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Bupati Natsir Ali Nyatakan Selayar Siap Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- Rujab Bupati Dijadikan Posko Induk GEMERLAP, Natsir Ali Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat Langsung
- Sentra IKM Bontosunggu Dilirik Investor, Bupati Natsir Ali Pesan Prioritaskan Kepentingan Nelayan
- Bupati Natsir Ali, Sidak Puskesmas Bontosunggu, Bontoharu, Perintahkan Puskesmas Rajuni Segera Difungsikan
- Langkah Strategis Bupati Selayar di Tengah Efisiensi Anggaran, Program JIAT Hadir di Desa Bontotangnga
- Penjabat Kades Kaburu Berlakukan Apel Mandiri, Dorong Disiplin Aparat dan Dukung Program GEMERLAP
- Bupati Natsir Ali Tekankan Aksi Nyata Program Gemerlap dalam Rapat OPD Awal 2026 dirangkai Coffee Morning
- Bupati Apresiasi Peran Dandim 1415 Selayar, Sinergi TNI Dinilai Dorong Progres Koperasi Merah Putih
- Kunjungan Penuh Makna Bupati Natsir Ali di Hari Ulang Tahun Wakil Bupati
- KM Sabuk Nusantara 85 Akomodir Arus Balik Pejuang PPPK Paruh Waktu ke Wilayah Kepulauan di Selayar
Wabup Kepulauan Selayar Canangkan Kampung KB di Bukit Timur

kepulauanselayarkab.go.id - Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) di Dusun Bontobuki Desa Bukit Timur Kecamatan Buki, Senin (7/5/2018), ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H. Pencanangan ini dilaksanakan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana (DP3AP2KB).
Selain unsur dari DP3AP2KB, Hadir pula Staf Ahli Bupati Drs. Suardi, Camat Buki Ince Abd, S. Sos, Sekretaris Bappelitbangda, Sekretaris BKPPD, para tokoh masyarakat, tokoh agama Kecamatan Buki.
"Harapan saya kepada petugas KB, mohon diidentifikasi pasangan usia subur di Dusun Bontobuki. Selanjutnya datanya kemudian diupdate terus, serta aktif melakukan pendamping," ucap Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H.
Wakil Bupati juga menyinggung terkait dengan alat kontrasepsi, yang menurutnya penggunaan dan pemanfaatannya harus lebih selektif.
"Berbicara soal KB, artinya kita berbicara soal perencanaan dalam sebuah keluarga. tidak hanya di Indonesia, tapi di seluruh dunia, memiliki program perencanaan dalam keluarganya," Kata Wakil Bupati.
Menurutnya Indonesia termsuk negara ke-4 di dunia yang memiliki jumlah penduduk sangat besar. Hal ini menandakan bahwa di satu sisi terjadi ledakan penduduk. Jika hal tersebut tidak segera dibatasi memungkinkan bakal tidak ada tempat lagi di dunia ini, ujarnya.
"Ledakan penduduk tidak berbanding lurus dengan peningkatakan ekonomi. ekonomi lebih lambat dbandingkan pertumubhan jumlah penduduk," lanjut Wakil Bupati Kepulauan Selayar. (Wahidah Gau / Man)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)