Penjabat Kades Kaburu Berlakukan Apel Mandiri, Dorong Disiplin Aparat dan Dukung Program GEMERLAP

By Firman 05 Jan 2026, 18:39:44 WIB Berita
Penjabat Kades Kaburu Berlakukan Apel Mandiri, Dorong Disiplin Aparat dan Dukung Program GEMERLAP

KEPULAUAN SELAYAR — Penjabat Kepala Desa Kaburu, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar, Nur Afdal Sarepe, S.STP, memberlakukan apel pagi mandiri bagi seluruh aparat Desa Kaburu, hingga kepala dusun.  

Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai upaya meningkatkan disiplin kerja aparatur desa, khususnya dalam hal kehadiran dan pelayanan kepada masyarakat. Selama ini, menurut Nur Afdal, masih ditemukan aparatur desa yang datang terlambat ke kantor sehingga berdampak pada lambannya pelayanan publik.


Baca Lainnya :

    “Kita ini adalah pelayan masyarakat. Tidak boleh ada aparat desa yang datang ke kantor jam 10 pagi. Pelayanan harus dimulai tepat waktu,” tegas Nur Afdal, Senin (5/1/2026).

    Ia menjelaskan, apel pagi mandiri tersebut mulai diterapkan sejak dirinya resmi menjabat sebagai Penjabat Kepala Desa Kaburu pada 2 Desember 2025 lalu. Melalui apel pagi, ia berharap seluruh aparatur desa memiliki komitmen dan tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Menurutnya, disiplin waktu akan berdampak langsung pada efektivitas kerja. Pekerjaan yang bisa diselesaikan lebih cepat, kata dia, tidak seharusnya ditunda.

    “Jika ada pekerjaan yang bisa diselesaikan hari ini, jangan ditunda-tunda. Dengan disiplin, pelayanan kepada masyarakat pasti akan meningkat,” ujarnya.

    Selain fokus pada pembenahan internal pemerintahan desa, Nur Afdal juga menyatakan dukungan penuh terhadap imbauan Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali, untuk menyukseskan program Gerakan Menanam Lima Juta Kelapa (GEMERLAP).

    Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Desa Kaburu bersama aparat desa dan BPD telah melakukan survei lapangan terkait rencana pembukaan jalan baru menuju lahan-lahan tidur, khususnya di wilayah Kudu’ ke Sampagayya.

    “Kami sudah turun melakukan survei. Tinggal melakukan koordinasi dengan pemilik lahan. Jika ada kesepakatan antara pemerintah desa dan pemilik lahan, Insya Allah lahan-lahan tidur berpotensi untuk ditanami sekitar seribu bibit kelapa,” ungkapnya. (Im)




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    View all comments

    Write a comment

    Bupati & Wakil Bupati

    Temukan juga kami di

    Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

    Berita TGUPP

    Read More